Keistimewaan Abu Lahab

Semua pasti tahu siapa ABU LAHAB! Dialah salah seorang paman Nabi Muhammad SAW, yang paling getol merintangi perjuangan Nabi di dalam men...

Semua pasti tahu siapa ABU LAHAB! Dialah salah seorang paman Nabi Muhammad SAW, yang paling getol merintangi perjuangan Nabi di dalam menyebarkan agama tauhid. Sampai-sampai Allah menceritakannya melalui Al-Qur'an dalam surat Al-Lahab.
"Celakalah kedua tangan Abu Lahab", (QS. Al-Lahab: 01). Begitulah Allah berujar.
Namun, dibalik keangkuhan, kekufuran dan laknat Allah yang diberikan paman nabi yang bernama asli Abdul Uzza ini, ada sebuah keistimewaan yang diberikan Allah kepadanya nanti di hari akhir yang tidak akan dimiliki oleh semua orang, bahkan orang yang mengaku muslim sekalipun. Keistimewaan itu berupa diberhentikannya siksa baginya dineraka dan memancarnya air segar dari jari-jari tangan Abu Lahab setiap hari senin. Apa yang menyebabkan dirinya memiliki keistimewaan ini?....
Adalah Tsuwaibah budak perempuan Abu Lahab, hari senin tanggal 12 Rabiul Awal tahun Gajah, datang memberikan kabar kepada Abu Lahab tentang dilahirkannya Muhammad. Betapa gembiranya Abu Lahab mendengar kabar dilahirkannya keponakannya yang ia nantikan selama ini. Salah satu kebiasaan masyarakat Arab ketika mendapat kabar gembira ialah memberikan hadiah kepada orang yang mengabarkan. Maka, sebagai hadiah bagi Tsuwaibah, budak perempuan ini ia merdekakan seketika itu, dan memerintahkan kepada Tsuwaibah untuk mengurusi kelahiran nabi dan menyusuinya. Tsuwaibahlah yang pertama kali menyusui nabi sebelum Ibu beliau sendiri dan Halimah As-Sa'daiyah. 
Atas kegembiraan Abu Lahab atas kelahiran manusia paling sempurna, nabi terakhir, majikan seluruh nabi dan rasul, kekasih Allah; Muhammad صلى الله عليه وسلم pembawa rahmat bagi seluruh isi alam.
Bayangkan saja! Abu Lahab seorang kafir, penentang utama perjuangan nabi. Ia diberi kenikmatan sedemikian rupa oleh Allah di hari akhir nanti, lantaran kegembirannya atas kelahiran nabi pilihan. Bagaimana jika orang yang gembira akan kedatangan nabi adalah orang yang mau mengakui kerasulan beliau. Tak dapat dibayangkan nikmat yang ia terima, apalagi ia begitu cinta kepada nabi, hingga tiada Nabi Muhammad lebih ia cintai dari pada harta, anak-anak, keluarga, bahkan dirinya sendiri. Rasulullah bersabda :
لا يؤمن أحدكم حتى أكون أحب إليه من والده وولده ، رواه البخاري ، وزاد الناس والناس أجمعين
"Tidaklah salah satu dari kalian beriman (tidak sempurna imanya) kecuali aku lebih ia cinta dari pada orang tua dan anaknya". (HR. Al-Bukhori). An-Nasa'i menambahkan "dan semua manusia".
Telah datang seorang nabi
Setelah timbulnya keputusaan dan kekosongan
Setelah berhala-berhala menjadi sesembahan
Ia datang membawa pelita terang
berkilau seperti pedang yang paling tajam
Ia menakuti kami dengan siksa
dan memberika kabar gembira akan surga
Ia ajarkan Islam
dan kepada Allah kami memuji
Ya Allah..
Engkau adalah Tuhan pencipta
Engkau maha Suci
dari anggapan Tuhan selain Engkau
Hanya bagiMu segala-galanya
Hanya kepadamu kami menyembah.
(Terjemahan bebas dari syair Hassan Bin Tsabit)
اللهم صل وسلم على سيدنا وحبيبنا وشافعنا محمد وعلى آله وصحبه

Sumber: Ceramah KH. Sholahudin Munsif & Kitab Al-Madh an-Nabawi Karya : Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki)

Related

Sirah Nabawiyah 8667086439883959957

Posting Komentar

Follow Us

Facebook

TERBARU

Arsip

Statistik Blog

item